Social Icons

Minggu, 27 Mei 2012

Euforia Kelulusan Siswa SMA

Assalamu'alaikum Wr. Wb ^^
Bismillaahirrahmaanirrahiim.

Nampaknya, bau-bau kelulusan masih begitu kuat tercium di seantero Indonesia. Ya iyalah! Kan baru kemarin pengumuman kelulusan ujian nasional tingkat SMA diumumkan. Bahkan snmptn jalur undangan pun ikut menambah dagdidug rombongan siswa kelas XII, padahal pengumuman resmi baru di buka esok hari (28/05/2012).
Tentu saja kata "LULUS" menjadi hal yang sangat dinanti mereka. Satu kata yang dapat membayar lelah perjuangan selama hampir 3 tahun bersama seragam putih abu-abu. Dan bisa ditebak, di mana ada kebahagiaan, di sana pula teradi berbagai macam euforia yang tak berujung. Jenis euforia yang paling banyak digandrungi oleh mantan pejuang unas ini tak lain dan tak bukan adalah..... KONVOI + CORAT-CORET SERAGAM SEKOLAH

Yap, nampaknya dua kegiatan yang saling melengkapi itu sudah melekat dan menjadi tradisi turun menurun bagi masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Surabaya yang panas ini. Padahal, jauh-jauh hari sebelumnya Dinas Penndidikan yang juga berkoordinasi dengan kepala sekolah-sekolah di Surabaya pun sudah melarang dengan tegas konvoi kelulusan, tapi apalah dikata untuk remaja Indonesia? "Peraturan dibuat utuk dilanggar" begitu kata salah seorang teman saya. Ha? Dilanggar? Bukannya peraturan dibuat untuk dipatuhi agar tercipta keseimbangan sistem dan berujung pada ketertiban serta kedamaian? Sayangnya itu hanya teori, karena sampai saat ini masyarakat Indonesia belum mampu tuk merealisasikannya.
HARUSKAH? PERLUKAH? PENTINGKAH? Bahagia boleh, tak ada yang melarang untuk berbahagia, namun juga perlu diperhatikan nilai positif dan negatifnya juga kan? coba kita lihat, apa sih nilai positif dari euforia yang berlebihan seperti itu? Paling-paling hanya sebagai pelampiasan rasa bahagia yang memuncak kan? Hanya sekedar memamerkan kelulusan? Padahal masih banyak cara untuk mewujudkan rasa syukur akan kelulusan lho, ga harus ramai-ramai konvoi ugal-ugalan yang berbahaya atau corat-coret baju, kasihan sekali bajunya kan bisa disumbangkan, masih banyak lho murid-murid yang memiliki semangat juang tinggi untuk sekolah tapi g punya baju :( Daripada mubadzir, kan enak kalau disumbangkan. Membantu orang lain, nabung paahala :))
Daripada waktu terbuang untuk menambah kemudharatan, mengapa mereka tak menghabiskan waktu yang masih dimiliki untuk kembali memikirkan masa depan, merancang strategi baru tuk perjuangan selanjutnya? UNAS BUKAN AKHIR MEN! JALAN MASIH PANJANG! Atau jangan-jangan, sama sekali tak terlintas dalam benak mereka mau ke mana mereka setelah ini? Mau jadi apa mereka kelak? Hmm, kasihan yah.. Padahal kan mereka sudah susah payah menunjukkan pada dunia bahwa mereka telah LULUS UNAS! Padahal kan mereka sudah rela mengorbankan seragam putihnya menjadi amuk cat ataupun spidol warna-warni? Tapi apa gunanya itu semua jika nantinya hanya menambah daftar sampah dibu pertiwi? Ga malu ya? Hmm, kasihan kasihan kasihan. :(
Belum lagi yang -setelah konvoi- harus pulang dengan tubuh yang sudah kaku dan tak bisa digerakkan seperti berita baru-baru ini:
TEMANGGUNG - Seorang pelajar, Sutri Usud Nur Arif (17), siswa SMK Swadaya Temanggung tewas ketika mengikuti konvoi usai pengumuman kelulusan tingkat SMA/MA/SMK, Sabtu (26/5/2012). Saat konvoi arak-arakan sepeda motor korban mengalami kecelakaan di Jalan Raya Temanggung-Parakan.
Zaenal (34), seorang saksi mengatakan, kejadian berlangsung sore saat banyak siswa yang baru dinyatakan lulus ujian nasional menggelar konvoi. Korban tewas setelah terjatuh dari sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi B 3156 EW yang dikendarainya. Tepatnya saat para pelajar yang konvoi dari Parakan ke Kota Temanggung sampai di Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Temanggung. (tribunnews)
Tak hanya menarik korban dari pelaku konvoi sendiri, sebenarnya mereka sangat mengganggu jalanan yang sudah ramai dan padat menjadi semakin bising. Bahkan seorang ibu yang tak bersalah ikut terseret menjadi korban! 
Seorang warga menjadi korban tabrak lari para siswa SMA yang sedang konvoi perayaan kelulusan di Buleleng, Bali, Sabtu (26/5). Polisi yang medapat laporan kecelakaan tersebut kemudian mengamankan puluhan siswa untuk dicatat identitasnya dan dibawa ke Mapolers Buleleng. (tvonenews).
Hmm, miris bukan? Kelulusan yang seharusnya menjadi kabar bahagia, disyukuri dengan cara yang salah :(. Padahal di lain sisi, masih ada saudara mereka yang tidak lulus. Masih ada saudara mereka yang justru menangis bahkan jatuh pingsan dibalik tawa dan teriakan HORE mereka!
Bukankah realitas ini justru semakin menunjukkan kebobrokan moral generasi bangsa kita? Tapi mau bagaimana lagi? Memang begitu kenyataannya, semua sudah terjadi! Lantas, haruskah kita tetap berdiam diri? Mengulang kembali tradisi yang sudah sepatutnya kita tinggalkaan?
Pasti banyak yang mengharapkan perubahan dibalik kerusakan-kerusakan ini. Dan itu tugas kita, sebagai generasi selanjutnya untuk merealisasikan harapan-harapan mulia mereka. Bukan jamannya lagi sekarang lulus SMA konvoi ugal-ugalan di tengah jalan, bukan jamannya lagi lulus SMA coret-coret baju penuh warna. TIDAK! Yang ada, setelah lulus SMA justru tabungan pahala kita bertambah :) Baju seragam dan buku-buku SMA yang sekiranya sudah tak digunakan lagi diberikan kepada yang membutuhkan, itu baru mantan pejuang unas yang hebat! :D  
Ingat, unas bukan akhir lho! Masa depan menunggumu tuk menjadikannya lebih baik! So? Jangan lagi habiskan waktumu di jalanan untuk menyetor nyawa, gunakan kesempatan yang ada untuk persiapan jalan yang lebih jauh dan berkelok di depan.
sumber: http://luth-outsider.blogspot.com  
Hamasah! ^^v. SEMANGAT PERUBAHAN :D

7 komentar:

  1. adakah secercah harapan lagi yang tersisa untukku? :)

    BalasHapus
  2. lulus bukan berarti tuntas, tapi justru sudah di anggap mampu untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaaap :))
      sayangnya masih banyak yang tak menyadarinya. Bahkan ga hanya murid2 sma, skrgpun anak smp juga ikut2an coret2 baju, konvoi konvoi ga jelas.. itulah sedikit potret remaja kita sekarang

      Hapus
  3. setuju sama postinganmu yang ini :')

    BalasHapus

Cute Purple Rain drop