Social Icons

Sabtu, 18 Agustus 2012

Periodisasi Sejarah Indonesia (1)

Assalamualaikum Wr. Wb
Kali ini saya akan membagikan hasil dari kerja keras saya selama beberapa hari searching, thingking dan editing yang  juga merupakan tugas sejarah saya haha, dipersilahkan copas sesuka hati (kecuali teman smada  seangkatan :p)
Check it Out..



PERIODISASI SEJARAH INDONESIA
MASA PROKLAMASI - REFORMASI

Pengelompokan periodisasi sejarah Indonesia menjadi beberapa jaman yaitu :
- prasejarah (jaman batau dan jaman logam )
- masuk dan berkembangnya pengaruh budaya India
- masuk berkembangnya Islam
- jaman colonial
- jaman pendudukan jepang
- proklamasi kemerdekaan
- masa orde lama
- masa orde baru
- masa reformasi
Namun yang akan dibahas dalam artikel ini hanya mulai jaman proklamasi kemerdekaan (1945) sampai era reformasi (sekarang).
1.                  Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1945)
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Jumat, 17 Agustus 1945 Tahun Masehi, atau 17 Agustus 2605 menurut tahun Jepang dibacakan oleh Ir. Soekarno yang didampingi oleh Drs. Mohammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta Pusat. Peristiwa ini menandakan kemenangan bangsa Indonesia atas negaranya sendiri setelah berabad-abad mengalami penjajahan mulai dari Portugis hingga Jepang. Peristiwa ini diawali dengan penculikan dua tokoh terkemuka bangsa Indonesia (Soekarno-Hatta) oleh golongan pemuda pada tanggal 15 Agustus 1945 yang lebih dikenal dengan nama Rengasdengklok.
Makna: Sebagai bukti secara de facto dan de jure bahwa bangsa Indonesia telah lahir dan merdeka dari penjajahan. Serta sebagai motivasi dalam perjalanan bangsa Indonesia di setiap lapangan dalam setiap keadaan.
Pembangunan Pemerintahan. Setelah proklamasi, pemimpin nasional disibukkan dengan pembentukan pemerintahan untuk menata kembali Indonesia. Dimulai dengan sidang PPKI I pada tanggal 18 Agustus 1945 yang menghasilkan pengesahan UUD, pengangkatan presiden dan wakil pesiden serta pembentukan Komite Nasional. Disusul dengan sidang PPKI II pada tanggal 19 Agustus 1945 yang menghasilkan Komite Nasional Daerah, 12 kementrian (Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Keuangan, Menteri Kehakiman, Menteri Perhubungan, Menteri Kemakmuran, Menteri Kesehatan, Menteri Pengajaran, Menteri Penerangan, Menteri Pekerjaan Sosial, Menteri Sosial, Menteri Keamanan Rakyat) dan pembagian wilayah Indonesia menjadi 8 provinsi (Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sunda Kecil, Maluku, Sulawesi, Kalimantan). Dan diakhiri dengan sidang PPKI III pada tanggal 22 Agustus 1945 yang menghasilkan pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), Partai Nasional Indonesia (PNI) dan Badan Keamanan Rakyat (BKR).
Makna: Sebagai perlengkapan alat negara, untuk membangun negara Indonesia dan menjadi alat dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan. Pada tanggal 17 Agustus 1945 bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Akan tetapi, ada pihak-pihak yang tidak mengakui kedaulatan pemerintahan Republik Indonesia. Ketika negara kita memproklamasikan kemerdekaan, tentara Jepang masih ada di Indonesia. Sekutu menugaskan Jepang untuk menjaga keadaan dan keamanan di Indonesia seperti sebelum Jepang menyerah kepada Sekutu. Tugas tersebut berlaku saat Sekutu datang ke Indonesia. Rakyat Indonesia yang menginginkan hak-haknya dipulihkan, berusaha mengambil alih kekuasaan dari tangan Jepang. Usaha tersebut mendapat rintangan dari pihak Jepang sehingga di beberapa tempat terjadi pertempuran antara tentar Jepang dengan rakyat Indonesia. Pertempuran-pertempuran tersebut menimbulkan korban di kedua belah pihak. Ketika rakyat Indonesia sedang menghadapi Jepang, Belanda (NICA) datang membonceng tentara Sekutu. Tujuan Belanda ingin menjajah kembali Indonesia. Pada tanggal 29 September 1945 tentara Sekutu dan pasukan NICA tiba di Indonesia dan mendarat di Pelabuhan Tanjung Priok. Tentara Sekutu membantu NICA yang ingin membatalkan kemerdekaan Indonesia. Rakyat Indonesia tidak ingin lagi menjadi bangsa yang terjajah. Rakyat Indonesia bangkit melawan tentara Sekutu dan NICA. Rakyat Indonesia menggunakan senjata rampasan dari Jepang dan senjata tradisional yang ada. Berkobarlah pertempuran di Surabaya (25 Oktober-10 November 1945), Semarang (15-20 Oktober 1945), Ambarawa (Sampai 15 Desember 1945), Medan (Mulai 9 Oktober 1945), Bandung (Oktober 1945 – 23 Maret 1946), Agresi Militer Belanda I (1947) dan Agresi Militer Belanda II (1948-1949).
Makna: Sebagai ujian bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang baru seumur jagung.

Silahkan lanjut ke Periodisasi Sejarah Indonesia (2)

Wassalamualaikum Wr. Wb

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Cute Purple Rain drop